Kekeliruan Seputar Sa’i yang Sering Terjadi | Himamtour
Kekeliruan seputar sa’i yang sering terjadi adalah selalu membaca:
إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ
“Sesungguhnya Shofa dan Marwah adalah sebahagian dari syi´ar Allah”.
QS Al-Baqoroh ayat 158
disetiap tiba dibukit Shofa dan Marwah, padahal yang disunnahkan hanya saat pertama kali tiba dibukit Shofa.
Kekeliruan berikutnya adalah melaksanakan Sa’i Sunnah sebagaimana Thowaf sunnah, padahal tidak disyari’atkan Sa’i Sunnah. Selain itu, ada juga yang melaksanakan Sa’i dalam kondisi Alidhthibaa'(Membuka pundak sebelah kanan), padahal Alidhthibaa'(Membuka pundak sebelah kanan) hanya disyari’atkan saat Thowaf saja.
Sebagian jamaah juga meninggalkan berdo’a di bukit Shofa dan Marwah, padahal merupakan tempat yang mustajab untuk berdo’a disaat Sa’i. Ada pula wanita yang ikut berlari saat melewati wadi atau lampu hijau.
Kekeliruan lainnya adalah meninggikan suara secara berjamaah saat berdo’a dan berdzikir yang dapat mengganggu kekhusyuan jamaah lain. Ada juga yang menghitung 1 putaran Sa’i adalah perjalanan Shofa-Marwah-Shofa.
Selain itu, ada yang melaksanakan sholat sunnah 2 raka’at dibukit Marwah setelah selesai Sa’i sebagaimana sholat sunnah Thowaf.

