Sunnah Ihram dalam Umroh yang Perlu Diketahui
Dalam pelaksanaan ibadah umroh, terdapat beberapa amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan sebelum dan saat berihram. Amalan-amalan ini bertujuan untuk menyempurnakan ibadah serta mengikuti tuntunan yang diajarkan.
Di antara sunnah tersebut adalah mandi sebelum berihram, memotong kuku, memendekkan kumis, serta membersihkan rambut ketiak dan rambut kemaluan. Selain itu, disunnahkan menggunakan wewangian pada badan sebelum memulai ihram.
Bagi laki-laki dianjurkan menggunakan dua helai kain berwarna putih, sedangkan wanita menggunakan pakaian yang menutup aurat secara sempurna. Sebelum berihram, disunnahkan pula melaksanakan sholat di miqot, baik sholat fardhu, tahiyyatul masjid, maupun yang lainnya.
Setelah itu, seseorang berniat ihram, yang tempatnya di dalam hati, dan disunnahkan untuk melafadzkannya dengan mengucapkan:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً لَا رِيَاءً فِيْهَا وَلَا سُمْعَةً
“Ya Allah aku penuhi panggilan-Mu untuk berumroh yang tidak ada riya dan sum’ah di dalamnya.”
Setelah berniat, disunnahkan untuk bertalbiyah hingga sebelum melaksanakan thawaf dengan mengucapkan::
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيكَ لَكَ
“Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat dan kerajaan bagi-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu.”
Disunnahkan bagi laki-laki untuk mengeraskan bacaan talbiyah. Selain itu, ketika telah tiba di kota Mekkah, dianjurkan untuk mandi tanpa menggunakan wewangian..

