Gunung Uhud Madinah: Sejarah dan Kisah Perang Uhud

 


أُحُد جبلٌ يحبُّنا ونُحبُّه 

 

Uhud adalah gunung yang mencintai Kami dan Kami cinta kepada Gunung Uhud.” 

Begitulah sabda Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam di dalam hadits yang diriwayatkan oleh AlBukhoori dan Muslim.

 


Uhud adalah gunung yang memiliki ketinggian sekitar 350 m, dengan lebar sekitar 7 km dan berjarak sekitar 5 km dari Masjid Nabawi. Gunung ini termasuk salah satu tempat yang memiliki keterkaitan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.

 


Uhud merupakan gunung yang menjadi saksi bagaimana terjadinya pertempuran Uhud pada tahun ke 3 Hijriyyah. Dalam peristiwa tersebut, sekitar 700 pasukan kaum muslimin menghadapi 3000 pasukan kaum musyrikin. 

 

Pada saat itu Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam memerintahkan 50 pasukan pemanah untuk berjaga di atas bukit kecil yang disebut dengan Jabal Arrumaah (Bukitnya para pemanah) yang berada di depan Gunung Uhud.

 


Dalam pertempuran tersebut wafat 70 sahabat Nabi, di antaranya Hamzah Ibnu ‘Abdulmuththolib, Mush’ab Ibnu ‘Umair, Handzholah Alghosiil dan ‘Abdulloh Ibnu Jahsy rodhiyallohu ‘anhum jamii’an. Mereka seluruhnya dimakamkan di lokasi antara Jabal Uhud dan Jabal Arrumaah yang saat ini dikenal dengan nama:

 مقبرة شهداء أحد 

“(Pemakaman Syuhada Uhud).”

 


Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam pun pernah bersabda dari hadits Tsaubaan rodhiyallohu ‘anhu yang diriwayatkan oleh Alimam Muslim:

 

 مَنْ صَلَّى عَلَى جَنَازَةٍ فَلَهُ قِيرَاطٌ ، فَإِنْ شَهِدَ دَفْنَهَا فَلَهُ قِيرَاطَانِ ، الْقِيرَاطُ مِثْلُ أُحُدٍ 

Barang siapa yang menshalatkan jenazah dia akan mendapatkan pahala ‘1 Qiiroth’, barang siapa yang menshalatkan hingga menyaksikan penguburan jenazah maka untuknya ‘2 Qiiroth’, dan 1 Qiiroth itu seperti Uhud.”

 


Oleh sebab itu, setelah kita mengetahui mengenai keutamaan Gunung Uhud, hendaknya kita mencintai Gunung Uhud sebagaimana Rosululloh sholallohu ‘alaihi wa sallam mencintai gunung tersebut.

 

 أُحُد جبلٌ يحبُّنا ونُحبُّه 

Uhud adalah gunung yang mencintai Kami dan Kami cinta kepada Gunung Uhud.

Artikel Lain
Mengapa Miqot Dzulhulaifah Disebut Bir ‘Ali?
Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah ﷺ​
Pemakaman Baqii Madinah: Sejarah dan Keutamaannya
Paket Kami
Libur Sekolah + Napak Tilas Badar
  Saudi Airlines
Spesial 2x jumat
 Qatar Airways
Umroh Dulu Madinah
 Saudi Airlines
Umroh Oktober 2026
 Saudi Airlines