Masjid Quba: Masjid Pertama yang Dibangun Rasulullah ﷺ
Masjid Quba merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersama Abu Bakar radhiyallahu ‘anhu tiba di Madinah, beliau singgah di daerah Quba yang berada di perkampungan Bani ‘Amr ibnu ‘Auf selama 4 hari.
Beliau singgah tepat pada hari Senin tanggal 8 Rabi’ul Awwal pada tahun pertama Hijriyah hingga hari Kamis tanggal 11 Rabi’ul Awwal. Nama Quba sendiri diambil dari nama sumur air yang terdapat di daerah tersebut.
Abdullah ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhumaa mengatakan:
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي مَسْجِدَ قُبَاءٍ كُلَّ سَبْتٍ مَاشِيًا وَرَاكِبًا
“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mendatangi Masjid Quba, khususnya setiap hari Sabtu, baik berjalan kaki ataupun menaiki kendaraan.”
(Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dari hadits Sahl ibnu Hunaif radhiyallahu ‘anhu:
مَنْ خَرَجَ حَتَّى يَأْتِيَ هَذَا الْمَسْجِدَ مَسْجِدَ قُبَاءَ فَصَلَّى فِيهِ كَانَ لَهُ عَدْلَ عُمْرَةٍ
“Barang siapa yang keluar dari tempat tinggalnya hingga tiba di Masjid Quba, kemudian melaksanakan sholat di dalamnya maka baginya pahala yang setara dengan pahala umroh.”
(Diriwayatkan oleh Al-Imam An-Nasa’i dan dishahihkan oleh Syekh Al-Albani)
Setara dengan pahala umroh. Oleh sebab itu, jangan pernah meninggalkan keutamaan tersebut ketika berada di kota Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

