Tata Cara Thowaf

 


Tata cara thowaf merupakan panduan penting yang harus dipahami oleh setiap jamaah agar ibadah dapat dilakukan dengan benar sesuai tuntunan. Dengan mengikuti tata cara thowaf yang tepat, setiap rangkaian ibadah dapat berjalan dengan sempurna dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

 


Pertama, thowaf dimulai dari hajar aswad. Jika mampu, jamaah dapat mencium hajar aswad. Selain itu, jamaah dapat mengusapnya dengan tangan kanan lalu mencium tangan. Jika tidak memungkinkan, cukup memberikan isyarat dengan tangan kanan seraya mengucapkan:

 


بِاسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَر

“Dengan menyebut nama Allah dan Allah adalah Zat Yang Maha Besar.”

 


Selanjutnya, jamaah harus menjadikan Ka’bah berada di sebelah kiri ketika melaksanakan thowaf. Setelah itu, jamaah berputar mengelilingi Ka’bah sambil berdzikir, berdo’a, atau membaca Alqur’an sebagai bagian dari ibadah yang dianjurkan selama thowaf. 

 

Kemudian, ketika telah sampai di rukun yamani, jamaah mengusap rukun yamani jika memungkinkan. Setelah itu, di antara rukun yamani dan hajar aswad membaca:

 


رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

 “Ya Robb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari adzab neraka.” 

 


“Ya Robb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari adzab neraka.” 


Terakhir, setiap kali sampai di hajar aswad dihitung satu putaran. Kemudian, rangkaian tersebut diulang hingga mencapai 7 putaran sebagai bentuk penyempurnaan thowaf. Dengan demikian, seluruh tata cara thowaf dilakukan secara berurutan sesuai dengan ketentuan yang telah dijelaskan.

Artikel Lain
Rukun Umroh 3 atau 5? Ini Penjelasan Ulama
Hukum Umroh dalam Islam: Wajib atau Tidak?
Sunnah Ihram dalam Umroh yang Perlu Diketahui
Paket Kami
Libur Sekolah + Napak Tilas Badar
  Saudi Airlines
Spesial 2x jumat
 Qatar Airways
Umroh Dulu Madinah
 Saudi Airlines
Umroh Oktober 2026
 Saudi Airlines