Masjid Jum’at: Tempat Sholat Jum’at Pertama Rasulullah ﷺ di Madinah
Masjid Jum’at merupakan masjid yang terletak di kota Madinah, berjarak sekitar 900 meter ke arah utara dari Masjid Quba dan sekitar 6 kilometer dari Masjid Nabawi. Masjid tersebut berada di perut lembah Wadi Raanuunaa’ di perkampungan Bani Saalim bin ‘Auf. Di lokasi inilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan sholat Jum’at pertama beliau di kota Madinah, yaitu pada awal hijrah ketika perjalanan dari Masjid Quba menuju pusat kota Madinah.
(Ibnu Ishaq — Siroh Ibn Hisyaam 1/494)
Sholat Jum’at pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di kota Madinah dilaksanakan ketika beliau melakukan perjalanan dari Masjid Quba menuju pusat kota Madinah setelah peristiwa hijrah. Peristiwa tersebut terjadi di perut lembah Wadi Raanuunaa’ yang berada di perkampungan Bani Saalim bin ‘Auf.
Lokasi inilah yang kemudian dikenal sebagai tempat dilaksanakannya sholat Jum’at pertama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di kota Madinah.
Sebelum tibanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di kota Madinah, penduduk Madinah telah melaksanakan sholat Jum’at. Sholat Jum’at tersebut diimami oleh Abu Umamah As’ad bin Zurooroh radhiyallahu ‘anhu dari Bani Najjaar.
(HR Ibnu Majah no.1082, Abu Dawud no.1069, dan Al-Hakim no.1039)
Setelah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan sholat Jum’at pertama di lokasi tersebut, kemudian dibangunlah masjid di tempat itu. Masjid yang dibangun di lokasi Rasulullah pertama kali melaksanakan sholat Jum’at di kota Madinah tersebut akhirnya dikenal dengan nama Masjid Jum’at.
Masjid Jum’at memiliki kedudukan yang sama dengan masjid-masjid lainnya di kota Madinah. Tidak ada keutamaan khusus untuk melaksanakan sholat di dalamnya. Hal ini berbeda dengan masjid yang memiliki keutamaan khusus, seperti Masjid Nabawi dan Masjid Quba.

