Hasad adalah Bentuk Penolakan terhadap Ketetapan Allah
Berkata Haatim Al-Ashom rohimahulloh:
“Aku melihat manusia yang saling hasad dan aku pun melihat firman Allah: ‘Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia.’
(Q.S. Az-Zukhruf ayat 32)
Maka aku pun meninggalkan hasad, karena hasad merupakan bentuk penolakan terhadap pembagian yang telah Allah tetapkan.”
Mukhtashor Minhaaj Al-Qooshidiin, hlm. 28
Perkataan Haatim Al-Ashom rohimahulloh mengajarkan bahwa setiap rezeki, kedudukan, dan pembagian yang dimiliki manusia telah ditetapkan oleh Allah dengan hikmah-Nya. Karena itu, seorang muslim hendaknya menjauhkan diri dari sifat hasad dan menerima ketetapan Allah dengan hati yang ridha.
Sikap ridha terhadap ketetapan Allah akan melahirkan ketenangan hati, sedangkan hasad hanya akan menumbuhkan kegelisahan dan menghilangkan rasa syukur atas nikmat yang telah Allah berikan.

