Mahal dan Murahnya Harga dalam Pandangan Islam

 


Berkata Ibn Taymiyyah rohimahulloh: 

 

“Mahalnya barang dengan naiknya harga dan murahnya barang dengan turunnya harga, keduanya merupakan perkara yang mana tidak ada yang menciptakannya kecuali Allah. Tidak mungkin sedikit pun darinya terjadi melainkan dengan keinginan dan kekuasaan Allah. Akan tetapi, bisa saja Allah menjadikan perbuatan manusia sebagai sebab atas terjadinya suatu perkara. Allah menjadikan mahalnya harga barang bisa jadi sebabnya adalah kedzholiman manusia dan murahnya harga barang bisa jadi sebabnya adalah perbuatan baik di antara sesama manusia.”” 

📚 Majmu’ Al-Fataawa (8/520)

 قال شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله: الغلاء بارتفاع الأسعار، والرخص بانخفاضها، هما من جملة الحوادث التي لا خالق لها إلا الله وحده، ولا يكون شيء منها إلا بمشيئته وقدرته، لكن هو سبحانه قد جعل بعض أفعال العباد سبباً في بعض الحوادث، وجعل ارتفاع الأسعار، قد يكون بسبب ظلم العباد، وانخفاضها قد يكون بسبب إحسان بعض 

الناس. مجموع الفتاوى (٨/٥٢٠)

 


Perkataan ini menjelaskan bahwa naik dan turunnya harga terjadi dengan takdir dan kekuasaan Allah. Namun demikian, Allah juga menjadikan perbuatan manusia sebagai sebab dalam berbagai kejadian yang terjadi di dunia. 

 

Kedzhaliman, kecurangan, dan rusaknya muamalah manusia dapat menjadi sebab mahalnya harga barang. Sebaliknya, kejujuran, keadilan, dan kebaikan di antara manusia dapat menjadi sebab datangnya keberkahan dan kemudahan dalam kehidupan.

Nasehat Lain
Tidak Boleh Safar dengan Niat Ibadah Kecuali ke Tiga Masjid
Tergesa-Gesa adalah Ibu dari Segala Penyesalan
Tangan dan Air Mata dalam Persaudaraan
Paket Kami
Libur Sekolah + Napak Tilas Badar
  Saudi Airlines
Spesial 2x jumat
 Qatar Airways
Umroh Dulu Madinah
 Saudi Airlines
Umroh Oktober 2026
 Saudi Airlines