Jangan Cela Saudaramu atas Kesalahannya
Jangan cela saudaramu atas kesalahannya. Al-Imam Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah rohimahulloh berkata:
إن تـعييرك لأخـيك بـذنبه؛ أعـظم إثمـاً مـن ذنبـه؛ وأشـد مـن معـصيته
“Sesungguhnya penghinaanmu terhadap saudaramu karena dosa yang dia lakukan, hal itu lebih besar dosanya dibandingkan dengan dosa yang dia kerjakan, dan lebih buruk dibandingkan dengan kemaksiatan yang dia lakukan.”
Madaarijus Salikin, Jilid 1, hlm. 177
Perkataan ini mengingatkan agar seorang muslim tidak mencela atau merendahkan saudaranya karena dosa yang pernah dilakukannya. Bisa jadi seseorang terjatuh dalam kesalahan, kemudian Allah memberinya taufik untuk bertaubat, sedangkan orang yang mencelanya justru terjerumus ke dalam dosa kesombongan dan merasa dirinya lebih baik.
Karena itu, ketika melihat saudara yang berbuat salah, hendaknya kita menasihatinya dengan cara yang baik, mendoakannya, serta mengoreksi diri sendiri agar tidak terjatuh pada kesalahan yang sama atau kesalahan yang lebih besar.

