Hukuman atas Kemaksiatan yang Tidak Disadari
Ibn al-Jawzi rohimahulloh mengatakan:
“Dan bisa jadi orang yang bermaksiat melihat dan mengira keselamatan pada tubuh dan hartanya menandakan bahwa tidak ada hukuman yang sedang menimpanya. Hukuman yang semacam ini telah membuatnya lalai dan tidak menyadari teguran atas kemaksiatan yang dilakukan.”
Orang-orang bijak telah mengatakan:
- Bahwa dosa demi dosa pada hakikatnya adalah hukuman atas dosa, dan
- Kebaikan demi kebaikan pada hakikatnya adalah ganjaran atas kebaikan.
Perkataan ini mengingatkan bahwa hukuman dari Allah tidak selalu berupa sakit, kehilangan harta, atau musibah yang terlihat. Terkadang seseorang tetap diberi kesehatan dan kelapangan, namun hatinya semakin jauh dari ketaatan dan terus tenggelam dalam maksiat tanpa rasa takut.
Inilah musibah yang besar, ketika seseorang tidak lagi menyadari bahwa kemaksiatan yang terus dilakukan adalah bentuk teguran dan hukuman yang perlahan menjauhkan dirinya dari Allah. Karena itu, seorang muslim hendaknya selalu mengoreksi diri dan tidak merasa aman hanya karena masih diberi kenikmatan dunia.

