Berdiri di Hadapan Allah
Berdiri di hadapan Allah adalah perkara yang akan dialami setiap hamba. Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata:
“Seorang hamba berdiri di hadapan Allah sebanyak 2 kali:
- Berdiri di hadapan Allah di saat dia melaksanakan sholat ketika di dunia.
- Berdiri di hadapan Allah di saat hari perjumpaan dengan Allah pada hari kiamat.
Barang siapa yang berdiri dengan baik di dalam sholatnya di dunia, maka akan dimudahkan baginya saat dia berdiri di hadapan Allah pada hari kiamat kelak.
Barang siapa yang menganggap remeh dan tidak memberikan secara penuh hak sholat di dalam hidupnya, maka akan menjadi sulit dan berat saat berdirinya dia di hadapan Allah pada hari kiamat kelak.”
Perkataan ini mengingatkan bahwa sholat bukan sekadar kewajiban yang dikerjakan setiap hari, tetapi juga persiapan untuk berdiri di hadapan Allah pada hari kiamat. Semakin seorang hamba menjaga sholatnya dengan baik, semakin besar harapannya mendapatkan kemudahan pada hari perjumpaan dengan Allah.
Karena itu, hendaknya setiap muslim berusaha menjaga sholat dengan sebaik-baiknya, menunaikannya sesuai tuntunan, serta menghadirkannya dengan penuh kekhusyukan sebagai bekal untuk kehidupan akhirat.
Sumber: Perkataan Ibnul Qoyyim rohimahulloh.

