Cara Mengetahui Kebaikan, Akal, dan Akhlak Seseorang
Cara mengetahui akhlak seseorang dapat dilihat dari bagaimana seseorang bermuamalah dalam kehidupan sehari-hari. Disebutkan:
“Jika engkau ingin mengetahui kadar kebaikan seseorang, maka lihatlah bagaimana dia bermuamalah dengan orang lain dalam perkara dinar dan dirham (harta).
Jika engkau ingin mengetahui kadar akal seseorang, maka lihatlah bagaimana dia berdiskusi dengan orang yang menyelisihinya dan berperilaku di saat dia marah.
Jika engkau ingin mengetahui kadar akhlak seseorang, maka lihatlah bagaimana dia bermuamalah dengan para pekerja, pembantu, orang-orang fakir dan miskin.”
Perkataan ini menunjukkan bahwa kualitas seseorang tidak hanya tampak dari ucapan atau penampilannya, tetapi juga dari sikapnya dalam kehidupan sehari-hari. Cara bermuamalah dalam urusan harta, menyikapi perbedaan pendapat, mengendalikan amarah, dan memperlakukan orang-orang yang lemah menjadi cerminan dari kebaikan, akal, dan akhlaknya.
Karena itu, hendaknya setiap muslim tidak hanya memperhatikan ibadah yang tampak, tetapi juga terus memperbaiki akhlak dan muamalah kepada sesama. Sebab, kemuliaan akhlak akan terlihat dalam berbagai keadaan, baik ketika memiliki harta, menghadapi perselisihan, maupun saat berinteraksi dengan orang-orang yang membutuhkan.

